Sunday, 3 January 2016
Friday, 18 December 2015
Tanya jawab seputar syiah
Saksikan video ini, tanya jawab tentang syiah Laknatullah dimasjid Albayan rumbai bersama ustad abdul somad LC,Ma,Beliau membahas nya berdasarkan kitab syiah sendiri,bagaimana dia membenci sahabat rasul,nikah mut;ah dan banyak hal lain nya,Sekarang kita sudah tau bagaimana sesatnya syiah,Jauhi mreka ambil tindakan,mereka jelas bukan Islam,dan jangan lah sibuk membahas yang ga perlu dibahas atau membid ah kan saudara mu sendiri yang sesama muslim,semoga videonya bermanfaat aamiin
Hukum Merapikan Alis.
Assallamualaikum Ustadz.
Saya mau bertanya mengenai hukum merapikan alis (dicukur sebagian sedikit saja) karena alis saya terlalu banyak bagaimana hukumnya? Syukron.
Dari: Asih
Jawaban:
Wa’alaikumussalam
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Ketika diusir oleh Allah, Iblis bersumpah di hadapan Rab semesta alam untuk menyesatkan seluruh hamba-Nya.
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ ( ) إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
“Iblis berkata: Aku bersumpah dengan Keagungan-Mu ya Allah, sungguh
akan aku sesatkan mereka semua, kecuali para hamba-Mu diantara mereka
yang baik imannya.” (QS. Shad: 82 – 83).Salah satu diantara misi besar iblis untuk menyesatkan manusia adalah memerintahkan mereka untuk mengubah ciptaan Allah,
وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ
“Sungguh aku akan perintahkan mereka untuk mengubah ciptaan Allah.” (QS. An-Nisa: 119)Namun sebagian besar yang terjebak dalam larangan ini adalah para wanita. Allah jadikan, bagian dari keindahan wanita, tidak ada bulu di wajah selain alis dan bulu mata. Untuk menjaga dari ulah mereka, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang mencukur bulu alisnya.
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
لَعَنَ اللَّهُ الوَاشِمَاتِ وَالمُوتَشِمَاتِ، وَالمُتَنَمِّصَاتِ وَالمُتَفَلِّجَاتِ، لِلْحُسْنِ المُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ
“Allah melaknat tukang tato, orang yang ditato, al-mutanamishah,
dan orang yang merenggangkan gigi, untuk kecantikan, yang mengubah
ciptaan Allah.” (HR. Bukhari 4886, Muslim 2125, dan lainnya).Makna Al-Mutanamishah
Al-Mutanamishah adalah para wanita yang minta dicukur bulu di wajahnya. Sedangkan wanita yang menjadi tukang cukurnya namanya An-Namishah. (Syarh Muslim An-Nawawi, 14/106).
An-Nawawi juga menegaskan, bahwa larangan dalam hadis ini tertuju untuk bulu alis,
وأن النهي إنما هو في الحواجب وما في أطراف الوجه
“Larangan tersebut adalah untuk alis dan ujung-ujung wajah..” (Sharh Shahih Muslim, 14/106).Ibnul Atsir mengatakan,
النمص: ترقيق الحواجب وتدقيقها طلبا لتحسينها
“An-Namsh adalah menipiskan bulu alis untuk tujuan kecantikan…”Ibnul Allan mengatakan dalam Syarh Riyadhus Shalihin,
وَالنَّامِصَةُ”: الَّتي تَأخُذُ مِنْ شَعْرِ حَاجِبِ
غَيْرِهَا، وتُرَقِّقُهُ لِيَصِيرَ حَسَناً. “وَالمُتَنَمِّصَةُ”: الَّتي
تَأمُرُ مَنْ يَفْعَلُ بِهَا ذَلِكَ
“An-Namishah adalah wanita yang mencukur bulu alis wanita lain atau
menipiskannya agar kelihatan lebih cantik. Sedangkan Al-Mutanamishah
adalah wanita yang menyuruh orang lain untuk mencukur bulu alisnya.” (Dalil al-Falihin, 8:482).Beberapa ulama yang mengarang kitab kumpulan dosa-dosa besar, seperti Imam Adz-Dzahabi dalam kitabnya Al-Kabair, demikian pula Al-Haitami dalam kitabnya Az-Zawajir ‘an Irtikab Al-Kabair menyebutkan bahwa salah satu diantara dosa yang masuk daftar dosa besar adalah mencukur atau menipiskan bulu alis. Karena terdapat hadis yang menyebutkan bahwa Allah melaknat para wanita yang mencukur bulu asli di wajahnya, seperti bulu alis, meskipun itu untuk tujuan kecantikan.
Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid
Assalamualaikum ww
Ustadz,, ana mau tanya …. amalan amalan apa saja yang bisa dilakukan oleh wanita yang sedang haid ??
Jazakillah khoir ustadz ..
Dari: Laili Nailil Muna
Jawaban
Wa alaikumus salam
Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Islam tidaklah melarang umatnya untuk beribadah, selama tidak melanggar aturan. Karena setiap manusia dituntut untuk menjalankan ibadah selama hayat masih dikandung badan. Allah menegaskan dalam firman-Nya,
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
“Beribadahlah kepada Tuhanmu sampai datang kepadamu Al-Yaqin.” (QS. Al-Hijr: 99)Para ulama tafsir sepakat bahwa makna Al-Yaqin pada ayat di atas adalah kematian.
Tak terkecuali wanita haid. Islam tidaklah melarang mereka untuk melakukan semua ibadah. Sekalipun kondisi datang bulan, membatasi ruang gerak mereka untuk melakukan amalan ibadah. Wanita haid masih bisa melakukan amalan ibadah, selain amalan yang dilarang dalam syariat, diantaranya;
Pertama, shalat
Dari Abu Said radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ ، وَلَمْ تَصُمْ فَذَلِكَ نُقْصَانُ دِينِهَا
“Bukankah bila si wanita haid ia tidak shalat dan tidak pula puasa? Itulah kekurangan agama si wanita.” (Muttafaqun ‘alaih, HR. Bukhari no. 1951 dan Muslim no. 79)Kedua, puasa
Sebagaimana disebutkan dalam hadis Abu Said radhiyallahu ‘anhu di atas.
Ketiga, thawaf di ka’bah
Aisyah pernah mengalami haid ketika berhaji. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan panduan kepadanya,
فَافْعَلِى مَا يَفْعَلُ الْحَاجُّ ، غَيْرَ أَنْ لاَ تَطُوفِى بِالْبَيْتِ حَتَّى تَطْهُرِى
“Lakukanlah segala sesuatu yang dilakukan orang yang berhaji selain dari melakukan thawaf di Ka’bah hingga engkau suci.” (HR. Bukhari no. 305 dan Muslim no. 1211)Keempat, menyentuh mushaf
Orang yang berhadats (hadats besar atau hadats kecil) tidak boleh menyentuh mushaf seluruhnya ataupun hanya sebagian. Inilah pendapat para ulama empat madzhab. Dalil dari hal ini adalah firman Allah Ta’ala,
لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ
“Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan” (QS. Al Waqi’ah: 79)Dalil lainnya adalah sabda Nabi ‘alaihish shalaatu was salaam,
لاَ تَمُسُّ القُرْآن إِلاَّ وَأَنْتَ طَاهِرٌ
“Tidak boleh menyentuh Al Qur’an kecuali engkau dalam keadaan suci.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya, beliau mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)Kelima, I’tikaf
Inilah adalah pendapat mayoritas ulama dari madzhab Maliki, Syafii, dan Hambali. Sementara madzhab Hanafi menyatakan bahwa i’tikaf wanita haid tidak sah, karena mereka mempersyaratkan orang yang I’tikaf harus dalam keadaan puasa di siang harinya. Sementara wanita haid, tidak boleh puasa.
Pendapat yang berbeda dalam hal ini adalah madzhab Zahiriyah.
Pendapat yang lebih kuat dalam hal ini adalah pendapat mayoritas ulama bahwa wanita haid tidak boleh melakukan I’tikaf. Dalilnya, firman Allah,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَقْرَبُوا الصَّلاةَ
وَأَنْتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلا جُنُباً إِلَّا
عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّى تَغْتَسِلُوا
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu
dalam Keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan,
(jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam Keadaan junub, terkecuali
sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi…(QS. An-Nisa: 43).Keenam, hubungan intim
Allah Ta’ala berfirman,
فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ
“Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari (hubungan intim dengan) wanita di waktu haid.” (QS. Al Baqarah: 222).Selain enam jenis ibadah di atas, masih banyak amalan ibadah yang bisa dilakukan wanita haid. Diantaranya,
- Membaca Al-Quran tanpa menyentuh lembaran mushaf. InsyaaAllah, ini pendapat yang lebih kuat. Penjelasan selengkapnya bisa anda pelajari di: Hukum Wanita Haid Membaca Al-Quran.
- Boleh menyentuh ponsel atau tablet yang ada konten Al-Qurannya. Karena benda semacam ini tidak dihukumi Al-Quran. Sehingga, bagi wanita haid yang ingin tetap menjaga rutinitas membaca Al-Quran, sementara dia tidak memiliki hafalan, bisa menggunakan bantuan alat, komputer, atau tablet atau semacamnya.
- Berdzikir dan berdoa. Baik yang terkait waktu tertentu, misalnya doa setelah adzan, doa seusai makan, doa memakai baju atau doa hendak masuk WC, dll.
- Membaca dzikir mutlak sebanyak mungkin, seperti memperbanyak tasbih (subhanallah), tahlil (la ilaha illallah), tahmid (alhamdulillah), dan zikir lainnya. Ulama sepakat wanita haid atau orang junub boleh membaca dzikir. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 25881)
- Belajar ilmu agama, seperti membaca membaca buku-buku islam. Sekalipun di sana ada kutipan ayat Al-Quran, namun para ulama sepakat itu tidak dihukumi sebagaimana Al-Quran, sehingga boleh disentuh.
- Mendengarkan ceramah, bacaan Al-Quran atau semacamnya.
- Bersedekah, infak, atau amal sosial keagamaan lainnya.
- Menyampaikan kajian, sekalipun harus mengutip ayat Al-Quran. Karena dalam kondisi ini, dia sedang berdalil dan bukan membaca Al-Qur’an.
Allahu a’lam
Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)
Hukum memanjangkan kuku??apakah haram?
Bolehkah memanjangkan kukunya
Dari Amanda Ajaa via Tanya Ustadz for Android
Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Islam mengajarkan akan kemuliaan manusia. Sementara memanjangkan kuku, identik dengan binatang. Karena itu, islam melarang umatnya memanjangkan kuku. Untuk menunjukkan jati diri mereka sebagai manusia yang berbeda dengan binatang.
Abu Ayyub Al Azdi menceritakan,
“Ada seseorang yang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia bertanya pada beliau mengenai berita langit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,
Untuk itulah, bagian dari ajaran para nabi, mereka tidak membiarkan kuku mereka. Mereka memotong kuku mereka, karena ini yang sesuai fitrah manusia. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Sahabat Anas bin Malik mengatakan,
Batas yang diberikan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sifatnya umum, berlaku untuk semua bagian badan yang dianjurkan untuk dipotong. Hanya saja, jika kuku dibiarkan sampai 40 hari, tentu akan sangat mengerikan. Sehingga untuk kuku, yang menjadi acuan adalah panjangnya. Akan tetapi, semalas-malasnya orang, maksimal kukunya harus dipotong dalam 40 hari.
Imam Nawawi menjelaskan,
Allahu a’lam.
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Dari Amanda Ajaa via Tanya Ustadz for Android
Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Islam mengajarkan akan kemuliaan manusia. Sementara memanjangkan kuku, identik dengan binatang. Karena itu, islam melarang umatnya memanjangkan kuku. Untuk menunjukkan jati diri mereka sebagai manusia yang berbeda dengan binatang.
Abu Ayyub Al Azdi menceritakan,
“Ada seseorang yang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia bertanya pada beliau mengenai berita langit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,
يَسْأَلُ أَحَدُكُمْ عَنْ خَبَرِ السَّمَاءِ ، وَهُوَ
يَدَعُ أَظْفَارَهُ كَأَظْفَارِ الطَّيْرِ يَجْمَعُ فِيهَا الْجَنَابَةُ
وَالتَّفَثُ
“Ada orang diantara kalian yang bertanya tentang berita langit,
sementara dia biarkan kukunya panjang seperti cakar burung, dengan kuku
itu, burung mengumpulkan janabah dan kotoran.” (HR. Ahmad 23542, al-Baihaqi dalam Sunan al-Kubro 861, dan hadis ini dinilai dhaif oleh Syuaib al-Arnauth).Untuk itulah, bagian dari ajaran para nabi, mereka tidak membiarkan kuku mereka. Mereka memotong kuku mereka, karena ini yang sesuai fitrah manusia. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ
“Ada lima macam fitrah , yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari 5891 dan Muslim 258).Jangan Biarkan Panjang!
Sebagai bentuk penekanan, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi batas waktu kepada para sahabat, agar kuku mereka tidak dibiarkan panjang.Sahabat Anas bin Malik mengatakan,
وُقِّتَ لَنَا فِى قَصِّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمِ
الأَظْفَارِ وَنَتْفِ الإِبْطِ وَحَلْقِ الْعَانَةِ أَنْ لاَ نَتْرُكَ
أَكْثَرَ مِنْ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً
“Kami diberi batasan dalam memendekkan kumis, memotong kuku,
mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, agar tidak tidak dibiarkan
lebih dari 40 hari.” (HR. Muslim 258).Batas yang diberikan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sifatnya umum, berlaku untuk semua bagian badan yang dianjurkan untuk dipotong. Hanya saja, jika kuku dibiarkan sampai 40 hari, tentu akan sangat mengerikan. Sehingga untuk kuku, yang menjadi acuan adalah panjangnya. Akan tetapi, semalas-malasnya orang, maksimal kukunya harus dipotong dalam 40 hari.
Imam Nawawi menjelaskan,
وأما التوقيت في تقليم الاظفار فهو معتبر بطولها: فمتى
طالت قلمها ويختلف ذلك باختلاف الاشخاص والاحوال: وكذا الضابط في قص الشارب
ونتف الابط وحلق العانة:
Batasan waktu memotong kuku, dengan memperhatikan panjangnya kuku
tersebut. Ketika telah panjang, segera dipotong. Ini berbeda satu orang
dan lainnya, juga dengan melihat kondisi. Aturan ini juga yang menjadi
standar dalam menipiskan kumis, mencabut bulu ketiak dan mencabut bulu
kemaluan.” (Al-Majmu’, 1/158).Apakah hukumnya haram?
Imam Ibnu Utsaimin menegaskan,
تطويل الأظافر مكروه إن لم يكن محرماً ، لأن النبي صلى الله عليه وسلم وقت في تقليم الأظافر ألا تترك فوق أربعين يوماً
Memanjangkan kuku hukumnya makruh, jika tidak dihukumi haram. Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi batas waktu agar tidak membiarkan kuku kita lebih dari 40 hari. (Majmu Fatawa Ibnu Utsaimin, 11/131).Allahu a’lam.
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Wednesday, 16 December 2015
WIFI SPEEDY ZONE KENCANG DIMASJID RAYA KOTA PEKANBARU
Nah sebelum masuk cerita Speedy. kenal dulu sejarah MasjidNya. Masjid Raya Pekanbaru dibangun pada abad ke 18 tepat 1762 sehingga merupakan mesjid tertua di Pekanbaru. Mesjid yang terletak di Jalan Senapelan Kecamatan Senapelan ini memiliki arsitektur tradisional. Mesjid yang juga merupakan bukti Kerajaan Siak Sri Indrapura pernah bertahta di Pekanbaru (Senapelan) yaitu di masa Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah sebagai Sultan Siak ke-4 dan diteruskan pada masa Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sebagai Sultan Siak ke-5.
Alhamdulillah, Masbro dan mbaksist sekalian, siapa sich yang tidak menginginkan akses jaringan internet yang kuat dan cepat? pasti kita semua menginginkannya bukan? Apalagi jika kita ingin mengunduh/men-download file ukuran besar di atas 100MB, pastilah di butuhkan akses jaringan internet yang stabil/kuat dan cepat. Kedua faktor itulah yang menentukan keberhasilan dalam kita mendownload ukuran file yang lumayan besar bahkan hingga ukuran GB(Giga bite). Kita harus terhubung dengan jaringan yang stabil/kuat agar tidak terputus di tengah jalan, juga akses yang cepat, karena walaupun akses stabil namun proses lambat juga akan memakan banyak waktu hingga proses pen-download-an akan gagal.
Nah untuk itu semua, Masjid Raya Kota Pekanbaru, Indonesia, baru-baru ini menyediakan tempat khusus sebagai area wifi, yang mereka sebut dengan wifi.id,. Jadi bisa di bilang setiap Wifi ini masih NEW atau Baru diMasjid Raya menyediakan area wifi. Namun berbayar loh ya, yang relatif murah dan terjangkau, anda hanya cukup membayar 5ribu rupiah saja, anda akan mendapatkan akses internet tak terbatas selama 24 jam/ satu hari.
Bagaimanasih acaranya ? Klik Disini
Oh iya. Posisi Wifi.ID di Masjid Raya Berada di Pintu masuk KIRI & KANAN masjid. silahkan digunakan untuk kebaikan.
Terakhir Kemarin Upload Video 2,8GB hanya 10 Menit
Cara Daftar Wifi_ID diMasjid Raya Kota Pekanbaru
Siapa yang gak tau Wifi.id??? nama SSID wifi @wifi.id telkomsel sekarang udah gak asing lagi di telinga kita, terutama bagi anda yang sering ke kota….jika anda sering belanja di mall, mampir ke cape, perkantoran, sekolahan, tentunya tau wifi.id, sinyal ssid wifi.id akan muncul ketika anda akan menconnect kan internet.
Dulu saya sempet bingung,apa itu wifi.id? iseng saya coba dan ternyata bisa digunakan dan berinternet gratis, namun setelah 1 jam kemudian tiba tiba saya di suruh login dan melakukan registrasi. tapi lumayan 1 jam juga bisa men download video di Youtube.
Dengan kecepatan hingga 100 Mbps, waoww akses internet super cepat. Dengan begitu maka kita akan dengan super cepat pula dalam men-download file. Ada dua cara kita memperoleh layanan wifi berbayar tadi:
1. Jika anda pengguna nomor flexi atau telkomsel, maka anda cukup SMS ketik NET (spasi) 5000 kirim ke 8108. Untuk TopUp ketik Add (spasi) 5000. Pastikan pulsa anda di atas 5000 ya!
A. Speedy Instan 98108
- Apa itu Speedy Instan 98108 ?Speedy Instan 98108 adalah alat bayar untuk dapat akses ke internet kecepatan tinggi melalui @wifi.id dengan cara potong pulsa Telkomsel atau Flexi.
- Pilihan paket yang tersedia berapa saja ?Pilihan paket yang tersedia untuk Speedy Instan 98108 adalah :
- Untuk digunakan di nomor sendiri :
NO SYTAKS SMS QUOTA TARIF (Rp.) 1 NET<spasi>5000 12 Jam 5.000 2 NET<spasi>10000 3 Hari 10.000 3 NET<spasi>20000 7 Hari 20.000 4 NET<spasi>50000 30 Hari 50.000 5 NET<spasi>100000 90 Hari 100.000 6 NET<spasi>250000 180 Hari 250.000 7 NET<spasi>400000 365 Hari 400.000 - Untuk diisikan ke nomor lain ( dijual ke pelanggan ) :
NO SYTAKS SMS QUOTA TARIF (Rp.) 1 NET<spasi>5000<nomor tujuan> 12 Jam 5.000 2 NET<spasi>10000<nomor tujuan> 3 Hari 10.000 3 NET<spasi>20000<nomor tujuan> 7 Hari 20.000 4 NET<spasi>50000<nomor tujuan> 30 Hari 50.000 5 NET<spasi>100000<nomor tujuan> 90 Hari 100.000 6 NET<spasi>250000<nomor tujuan> 180 Hari 250.000 7 NET<spasi>400000<nomor tujuan> 365 Hari 400.000
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dan cara akses wifi.id adalah;
1. Tentukan & connect ke SSD @wifi.id
2. Gosok kolom password pada kartu Speedy instan
3. Atau ketik Net (spasi) 5000 lalu sms ke 8108 (untuk pengguna Flexi dan Telkomsel)
4. Buka browser, akan muncul welcome page @wifi.id
5. Pilih akses : Speedy Instan Telkomsel atau flexi sesuai yang digunakan.
6. Masukkan username dan password, lalu klik login.
2. Gosok kolom password pada kartu Speedy instan
3. Atau ketik Net (spasi) 5000 lalu sms ke 8108 (untuk pengguna Flexi dan Telkomsel)
4. Buka browser, akan muncul welcome page @wifi.id
5. Pilih akses : Speedy Instan Telkomsel atau flexi sesuai yang digunakan.
6. Masukkan username dan password, lalu klik login.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saturday, 17 October 2015
Download Power Point Tabligh Akbar TOLAK SYIAH DIBUMI MELAYU JILID 1 & JILID 2
POWER POINT TABLIGH AKBAR "TOLAK SYIAH DIBUMI MELAYU JILID 1" (DiMasjid Raya Kota Pekanbaru)
Download : https://
POWER POINT TABLIGH AKBAR "TOLAK SYIAH DIBUMI MELAYU JILID 2" (DiMasjid Baitul Muktamar Rumbai)
Download : https://
Download Rekaman Tabligh Akbar "TOLAK SYIAH DI BUMI MELAYU JILID 2 Oleh Ustadz ABDUL SOMAD, Lc. MA, حفظه الله تعالى" di Masjid Baitul Muktamar (12 Oktober 2015) di taja oleh Forum Pemuda Masjid Raya Pekanbaru (FODAMARA) & Pengurus Masjid Baitul Muktamar Rumbai
Bagian 1
https://
Bagian 2
https://
Sesi Tanya Jawab
https://
Dibuat/
Isi ceramahnya bisa cek di www.Facebook.co
Mari beritahu Anak,Cucu,Teman
Wednesday, 22 July 2015
data yang sementara dapat kami tulis.
Berikut data
yang sementara dapat kami tulis. esok akan masih ada tambahan.
subahanallah. semoga Allah SWT memberi kita kekuatan ISLAM(IMAN) dan
kepada anak generasi ISLAM. silahkan di cek :
LOMBA ADZAN
NO UNDIAN
|
NAMA
PESERTA
|
UTUSAN
|
1
|
MDTA NURUL
IMAN 3
|
|
2
|
NI
TUNAS CENDIKIA
|
|
3
|
SDIP
EATAMA
|
|
4
|
SDN183
PEKANBARU
|
|
5
|
SD
KHOIRU UMMAH
|
|
6
|
AL HIDAYAH
|
|
7
|
SD ISLAM
ASSOFA
|
|
8
|
MDTA
AL JAMI'
|
|
9
|
MDTA
AL AKRAF
|
|
10
|
SD
58 PEKANBARU
|
|
11
|
MI
AL FATAH
|
|
12
|
SDIT
A2 ZURAH ISLAMIAH S
|
|
13
|
AL TAUHID (MDA)
|
|
14
|
SDIT
AL AZAR SYIFA BUDI
|
|
15
|
MDTA
MUSAHADAH
|
|
16
|
MI
MUHAMMADYAH 1
|
|
17
|
MDTA
ASYIAH
|
|
18
|
MDTA
MASJID RAYA
|
|
19
|
SDIT
BUNNAYA
|
|
20
|
SDIT
AROSYAO ISLAMIC
|
|
21
|
MDTA AL
MUHAJIRIN 2
|
|
22
|
MDTA
NURUL YAKIN
|
|
23
|
MDTA AL
FARUQ
|
|
24
|
SD AL
RASYID
|
|
25
|
TPA
AL IKHSAN
|
|
26
|
MDTA
ASH SIDIQ
|
|
27
|
SDIT AL ITTIHAT
|
|
28
|
MDA AL BARU
|
|
29
|
SD JUARA
|
|
30
|
SDN 25 PEKANBARU
|
31
|
SD AL ULUM ISLAMI SCHOOL
|
|
32
|
SDN 70 PEKANBARU
|
|
33
|
SDN 15 PEKANBARU
|
|
34
|
SD IT AL FITYAH
|
|
35
|
SDN 20 PEKANBARU
|
|
36
|
SD HIKMAH PEKANBARU
|
|
37
|
TPA ASY SYUKRI
|
|
38
|
SD AL IZHAR
|
|
39
|
SDN 36
|
|
40
|
SDIT FITURE
|
|
41
|
SD BAITURRAHMAN
|
|
42
|
SD MUHAMMADIAH 3
|
|
43
|
MDTA AL IKHSAN
|
|
44
|
SDN 68 PEKANBARU
|
|
45
|
SD AN NAMIROH 3
|
|
46
|
||
47
|
||
48
|
||
49
|
||
50
|
LOMBA TAHFIDZ AL QURAN
JUZ 30 IKHWAN
NO UNDIAN
|
NAMA
PESERTA
|
UTUSAN
|
1
|
MDTA AL ARAF
|
|
2
|
SDIT AL FITYAH
|
|
3
|
AS SOFFA
|
|
4
|
SD AL ULLUN PKU
|
|
5
|
MI TUNFIS CENDEKIA
|
|
6
|
SDN 70 PKU
|
|
7
|
SD BUNNAYA
|
|
8
|
SD MUHAMMADIAH 3
|
|
9
|
MDTA
MUSAHADAH
|
|
10
|
SD 20 PKU
|
|
11
|
AL AZHAR
|
|
12
|
SD 134 PKU
|
|
13
|
AL MUFLIHIN
|
|
14
|
MDA MASJID RAYA
|
|
15
|
MI AL FATTAH
|
|
16
|
SD AL
RASYID
|
|
17
|
SD HIKMAH PKU
|
|
18
|
SDIT
ITTIHAD
|
|
19
|
MDTA AL
BARU
|
|
20
|
AL JAMI'
|
|
21
|
MDTA BAITURAHMAN
|
|
22
|
SDN 15 PKU
|
|
23
|
NURUL IMAN 3
|
|
24
|
SD IT AZ-ZUHRA ISLAMIC
|
|
25
|
MDTA AL SYIYAH
|
|
26
|
KHAIRU' UMAH
|
|
27
|
AS SIDDIQ
|
|
28
|
AS IF FUTURE
|
|
29
|
SD ARSYID ISLAMI SCHOOL
|
|
30
|
SD AL IZHAR
|
LOMBA TAHFIDZ AL QURAN
JUZ 30 AKHWAT
NO UNDIAN
|
NAMA
PESERTA
|
UTUSAN
|
1
|
SD AL
RASYID
|
|
2
|
SMI MUHAMMADIAH 1
|
|
3
|
MDTA AL AR'RAF
|
|
4
|
TAUHIDSD 36 PKU
|
|
5
|
AL JAMI'
|
|
6
|
SD APSYAD ISLAMI SCHOOL
|
|
7
|
AS SHOFA
|
|
8
|
MDTA AL
IKHSAN
|
|
9
|
SDN 25 PKU
|
|
10
|
TPA AL IHSAN
|
|
11
|
NURUL IMAN 3
|
|
12
|
AL HIDAYAH
|
|
13
|
SD IT FUTURE
|
|
14
|
SD JUARA
|
|
15
|
SD IT AL BIRRU
|
|
16
|
MDTA AL
BARU
|
|
17
|
MDA MASJID RAYA
|
|
18
|
MDTA MUSA'ADAH
|
|
19
|
SD IT AL ITTIHAD
|
|
20
|
SD 134 PKU
|
|
21
|
MDTA AS SIDIQ
|
|
22
|
MDTA AL BAYYAN
|
|
23
|
SD IT AL FITYAH
|
|
24
|
MI TUNAS CENDEKIA
|
|
25
|
SDN 70 PKU
|
|
26
|
SDN 02 PKU
|
|
27
|
TPA MASJID RAYA
|
|
28
|
MDTA BAITURAHMAN
|
|
29
|
SD AN NAMIRAH
|
|
30
|
SD AL ULUM ISLAM SCHOOL
|
LOMBA MEMBACA SHALAWAT
TAHRIM (GURU IKHWAN)
NO UNDIAN
|
NAMA
PESERTA
|
UTUSAN
|
1
|
SD IT BUNAYA
|
|
2
|
SD ISLAM AS SHOFA
|
|
3
|
MDTA
MUSA'ADAH
|
|
4
|
MDA MASJID RAYA
|
|
5
|
MDTA BAITURAHMAN
|
|
6
|
||
7
|
SD IT FITURE
|
|
8
|
||
9
|
MDTA AL
IKHSAN
|
|
10
|
||
11
|
||
12
|
SD JUARA
|
|
13
|
SDN 20 PKU
|
|
14
|
MI MUHAMMADIAH 1
|
|
15
|
SD IT AL AZHAR SYAFFA BUDI
|
|
16
|
||
17
|
MDTA AL
BARU
|
|
18
|
MDTA AL ARAF
|
|
19
|
TPA AL HIDAYAH
|
|
20
|
SD MUHAMMADIAH 3
|
|
21
|
SDIT ROSYAD ISLAMIC
|
|
22
|
SD AL
RASYID
|
|
23
|
AL FARUQ ISLAMIC S
|
|
24
|
SD AL IHSAR
|
|
25
|
AL IKHSAN (TPA)
|
|
26
|
||
27
|
MDTA NURUL IMAN 3
|
|
28
|
SDIT AL ITTIHAD
|
|
29
|
||
30
|
Forum Pemuda Masjid Raya




